"Kok ide gue langsung buyar ya kalo udah di depan PC?, kenapa?"
"Kenapa ide gue pada ilang ya?"
Jawabannya adalah "Lo lemot!"
Setelah
ide muncul tiba tiba di otak loe, ada baiknya langsung loe tulis, baik
di buku note, software pengolah kata di PC loe, ataupun aplikasi memo di
smartphone loe
Karena biasanya ide yang ngalir secara tiba tiba, malah terkesan lebih natural dibandingkan yang loe pikirkan secara keras
Senin, 25 Mei 2015
Untuk Apa Perpustakaan Itu?
Hampir setiap sekolah di Indonesia menyediakan fasilitas
'Perpustakaan'.Meskipun tidak dapat di pungkiri lagi, bahwa ada beberapa
sekolah di Indonesia yang tidak menyediakan perpustakaan lantaran
kendala keuangan atau sekolah terletak di daerah terpencil.
Namun bagaimana jika suatu sekolah yang menyediakan perpustakaan, tetapi jarang atau tidak pernah di buka?. Salah seorang teman beberapa waktu lalu bercerita tentang perpustakaan di sekolahnya jarang sekali dibuka. Sayang sekali bukan? buku yang seharusnya dibaca oleh para siswa malah dibiarkan berdebu dan tua dimakan usia. Kalau sudah seperti ini, 'Untuk Apa Perpustakaan Itu?'
Namun bagaimana jika suatu sekolah yang menyediakan perpustakaan, tetapi jarang atau tidak pernah di buka?. Salah seorang teman beberapa waktu lalu bercerita tentang perpustakaan di sekolahnya jarang sekali dibuka. Sayang sekali bukan? buku yang seharusnya dibaca oleh para siswa malah dibiarkan berdebu dan tua dimakan usia. Kalau sudah seperti ini, 'Untuk Apa Perpustakaan Itu?'
Tobat
Belakangan ini, gue sering ngerasa 'kok gue gini yah?', 'kok gue banyak banget dosanya yah?'
Gue yakin setiap orang pernah ngerasain kaya apa yang gue rasain
Dan perlahan lahan gue coba buat tobat, gue inget kata kata Bu HJ Sumi 'kiamat itu makin deket, bukan makin jauh.' Gue takut, disaat gue belum tobat, kiamat udah datang
Sama halnya sama kata kata bokap kalo gue nggak mau sholat, dan gue jawab 'entar', dia bilang 'kalo entar masih idup' gue sadar, umur emang nggak ada yang tau, siapa tau aja setelah bokap ngomong gitu, gua udah kaku sebelum gue sholat gue udah di sholatin
Gue yakin setiap orang pernah ngerasain kaya apa yang gue rasain
Dan perlahan lahan gue coba buat tobat, gue inget kata kata Bu HJ Sumi 'kiamat itu makin deket, bukan makin jauh.' Gue takut, disaat gue belum tobat, kiamat udah datang
Sama halnya sama kata kata bokap kalo gue nggak mau sholat, dan gue jawab 'entar', dia bilang 'kalo entar masih idup' gue sadar, umur emang nggak ada yang tau, siapa tau aja setelah bokap ngomong gitu, gua udah kaku sebelum gue sholat gue udah di sholatin
Entah Apalah Judulnya
Buat gua, jadi penulis itu banyak manfaatnya
Contohnya, waktu gue galau, pelampiasan gue ada 2, kertas dan pulpen
Waktu gue lagi seneng gue curhat di kertas
Apapun yang gue rasain gue tulis di kertas.Buat gue kertas adalah media bisu yang nggak bocor kalo lumayan bagus hasil tulisannya maka akan gua post di blog.Dan kalo loe pernah baca salah satu cerpen gue, kadang ada beberapa bagian yang murni cerita asli dari pengalaman gue
Contohnya, waktu gue galau, pelampiasan gue ada 2, kertas dan pulpen
Waktu gue lagi seneng gue curhat di kertas
Apapun yang gue rasain gue tulis di kertas.Buat gue kertas adalah media bisu yang nggak bocor kalo lumayan bagus hasil tulisannya maka akan gua post di blog.Dan kalo loe pernah baca salah satu cerpen gue, kadang ada beberapa bagian yang murni cerita asli dari pengalaman gue
Bintang Jatuh Dan Harapan
Dream~
Bintang jatuh dan harapan, aku memanggilnya bintang jatuh.
Sebuah batu bercahaya yang terhempas di langit malam.
Bintang jatuh dan harapan.
Aku akan memejamkan mata, menautkan jemari, dan berharap sesuatu di dalam hati.
Bintang jatuh dan harapan, aku memanggilnya bintang jatuh.
Sebuah batu bercahaya yang terhempas di langit malam.
Bintang jatuh dan harapan.
Aku akan memejamkan mata, menautkan jemari, dan berharap sesuatu di dalam hati.
Novel Refrain
Gue emang nggak punya novelnya, tapi gua udah 3 kali baca di Google Docs
Cari aja kata kuncinya di google : Winna Efendi google docs
Ada satu hal yang nggak sengaja gua sadarin, yaitu, hampir samanya nama nama tokoh di dalam cerita sama para finalis Idola Cilik
Yaitu
Nata : Manata Stevano Aditya Harling
Icil : Mario Stevano Aditya Harling
Danny : Danny Jonathan
Icil : Alvin Jonathan
Oliver : Oliver Stevent Darmaik
Icil : Gabriel Stevent Darmaik
Dan juga mantannya kak Danny yang namanya Sivia
Tapi terserah Winna Efendi dong?, mau pake nama siapa,
Kalo boleh jujur, gua pinjem nama nama kakak kelas gue,
kaya Kak Widya, kak Vanida, Kak Gita
ada juga Si Diva
bahkan cowok ganteng alumni Al Huda
Gabriel Gearly Cendraraja
Cari aja kata kuncinya di google : Winna Efendi google docs
Ada satu hal yang nggak sengaja gua sadarin, yaitu, hampir samanya nama nama tokoh di dalam cerita sama para finalis Idola Cilik
Yaitu
Nata : Manata Stevano Aditya Harling
Icil : Mario Stevano Aditya Harling
Danny : Danny Jonathan
Icil : Alvin Jonathan
Oliver : Oliver Stevent Darmaik
Icil : Gabriel Stevent Darmaik
Dan juga mantannya kak Danny yang namanya Sivia
Tapi terserah Winna Efendi dong?, mau pake nama siapa,
Kalo boleh jujur, gua pinjem nama nama kakak kelas gue,
kaya Kak Widya, kak Vanida, Kak Gita
ada juga Si Diva
bahkan cowok ganteng alumni Al Huda
Gabriel Gearly Cendraraja
Usaha Dan Keberhasilan
Jawaban dari semua usaha kita sekarang adalah 'Keberhasilan' ketika
seseorang berhasil mencapai keberhasilan, maka semua jalan sudah ada di
depan mata, kita akan disuguhkan pilihan, Tetap berdiam di keberhasilan
ini atau Terus mencoba untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi.
Cita-Cita
Ketika ada orang yang nanya 'Apa cita cita,gua?'.'Entah' Jawaban itu yang akan gua kasih.
Gua sendiri nggak tau apa yang gua cita citakan, mungkin gua akan jadi perawat, penulis, editor, pembisnis, chef, atau mungkin koruptor.
Entahlah, yang gua tau, apapun yang kita cita citakan sekarang, itulah yang akan nentuin masa depan kita, nentuin, kalo elo akan jadi orang atau seseorang.
Hidup ini pilihan, setiap jalan yang kita pilih akan ada berbagai rintangan.Seberapa kuat elo ngelewatin tantangan itu, semakin mudah juga elo bisa ngegapai cita cita lo
Gua sendiri nggak tau apa yang gua cita citakan, mungkin gua akan jadi perawat, penulis, editor, pembisnis, chef, atau mungkin koruptor.
Entahlah, yang gua tau, apapun yang kita cita citakan sekarang, itulah yang akan nentuin masa depan kita, nentuin, kalo elo akan jadi orang atau seseorang.
Hidup ini pilihan, setiap jalan yang kita pilih akan ada berbagai rintangan.Seberapa kuat elo ngelewatin tantangan itu, semakin mudah juga elo bisa ngegapai cita cita lo
Si Merah Tak Tersambar Petir
"Boi, Kau Tahu Mitos 'Si Merah Tersambar Petir'?"tanya Ucup yang tampak sedang memandang langit mendung sore ini
"Aku tahu"aku menghela nafas."Kenapa kau bertanya seperti itu,kawan?"
"Kau tak sadarkah dengan warna payungmu?" Ucup menunjuk payung merah marungku
"Kau percaya mitos Cup?, ku kira kau orang moderen." Ucup mengerucutkan bibir
"Tak ada yang akan mau menumpang ojek payungmu,Boi."
"Hujan sudah turun !" Teriak Ujang kawanku, lantas kami berlarian di bawah hujan yang berkelompok. Kulihat Ucup yang sudah mendapat pelanggan, bahkan Ujang telah mengantungi beberapa lembar uang
Aku terduduk lemas di tangga gedung besar di belakangku 'Bukankah merah warna berani?, kenapa orang-orang takut menumpang di payungku?' entahlah.
"Kau dapat berapa,Boi !?"Teriak Ucup,aku menggeleng
"Kau pakai warna salah,Kawan" Ujar Ucup, aku tersenyum pahit
"Bukan Cup, rejekiku belum turun"
"Boi,ojek payung!"Seorang Bapak Tua menyentuh bahuku
"Sudah rejekimu,Boi"
dengan senang hati aku menerima tawaran pak tua itu.
"Aku tahu"aku menghela nafas."Kenapa kau bertanya seperti itu,kawan?"
"Kau tak sadarkah dengan warna payungmu?" Ucup menunjuk payung merah marungku
"Kau percaya mitos Cup?, ku kira kau orang moderen." Ucup mengerucutkan bibir
"Tak ada yang akan mau menumpang ojek payungmu,Boi."
"Hujan sudah turun !" Teriak Ujang kawanku, lantas kami berlarian di bawah hujan yang berkelompok. Kulihat Ucup yang sudah mendapat pelanggan, bahkan Ujang telah mengantungi beberapa lembar uang
Aku terduduk lemas di tangga gedung besar di belakangku 'Bukankah merah warna berani?, kenapa orang-orang takut menumpang di payungku?' entahlah.
"Kau dapat berapa,Boi !?"Teriak Ucup,aku menggeleng
"Kau pakai warna salah,Kawan" Ujar Ucup, aku tersenyum pahit
"Bukan Cup, rejekiku belum turun"
"Boi,ojek payung!"Seorang Bapak Tua menyentuh bahuku
"Sudah rejekimu,Boi"
dengan senang hati aku menerima tawaran pak tua itu.
Di Atas Batu Di Atas Air
"Boi, kau tau, rumus ini sangat menjengkelkan." Ujarku Iwak tersenyum misterius
"Kau belum mengenalinya Boi!" Aku menyerit heran
"Kau Titisan Einstein, apa aku harus mencuri otak einstein?" aku tertawa kecil, Iwak malah tersenyum simpul
"Kau hanya perlu menulis rumus itu Boi!"Aku berdecak kesal."Bukan di bukumu Boi, tapi di batu" Aku tersenyum geli,
"Ini bukan zaman bahela Boi, primitif sekali caramu"
"Selama ini kau menulis diatas batu Boi."
"Kau belum mengenalinya Boi!" Aku menyerit heran
"Kau Titisan Einstein, apa aku harus mencuri otak einstein?" aku tertawa kecil, Iwak malah tersenyum simpul
"Kau hanya perlu menulis rumus itu Boi!"Aku berdecak kesal."Bukan di bukumu Boi, tapi di batu" Aku tersenyum geli,
"Ini bukan zaman bahela Boi, primitif sekali caramu"
"Selama ini kau menulis diatas batu Boi."
Gue Dan Omi
Gue dan omi, kita kurang lebih 13 tahun sahabatan, jarak umur gue sama dia 3 tahun, jarak rumah gue ke rumah dia 3 meter,
tempat madol favorit kita, di bawah pohon
kalo lagi galau duduk di atas rumah omi
gue manggil dia komeng or kaka kecil, dia manggil gue deway or gendut.
gue pernah punya janji sama dia, kalo umur gue 20 tahun dan dia 23 tahun kita bakal maen ke tempat madol favorit.
tempat madol favorit kita, di bawah pohon
kalo lagi galau duduk di atas rumah omi
gue manggil dia komeng or kaka kecil, dia manggil gue deway or gendut.
gue pernah punya janji sama dia, kalo umur gue 20 tahun dan dia 23 tahun kita bakal maen ke tempat madol favorit.
Nggak Ada Yang Instan
Di dunia ini gak ada yang instan, walaupun mie goreng banyak yang mejeng
tulisan mie instan, tetep aja harus di buka dan di rebus dulu
Sama halnya kaya bikin cerita, lo harus banyak baca dan latihan terus.Kayak banyak penulis- penulis yang bukunya best seller, mereka gak langsung bisa bikin bukunya best seller, karena pasti mereka pernah ngelewatin tahap tahap jadi penulis hebat.
Sama halnya kaya bikin cerita, lo harus banyak baca dan latihan terus.Kayak banyak penulis- penulis yang bukunya best seller, mereka gak langsung bisa bikin bukunya best seller, karena pasti mereka pernah ngelewatin tahap tahap jadi penulis hebat.
Jakarta-Metropolitan
"Seorang pria nekat melewati jalur busway"
"Sampah di ibukota sudah menggunung"
"Ricuh terjadi di stadion gbk, setelah pertandingan antara persija dan..."
"Lahan hijau di ibukota mulai punah"
Jakarta-Metropolitan
"Sampah di ibukota sudah menggunung"
"Ricuh terjadi di stadion gbk, setelah pertandingan antara persija dan..."
"Lahan hijau di ibukota mulai punah"
Jakarta-Metropolitan
Kutipan Cerpen Saya "Terinspirasi Dari Maryamah Karpov"
Disaat aku memandangmu dari gerbang sekolah aku ingin bertanya sama seperti yang Ikal tanyakan
"Mengapa kamu begitu pendiam? Apakah kamu sedang menjalani semacam ujian? Adakah sesuatu yang amat buruk pernah menimpamu? Ataukah kamu sedang menembus satu perasaan bersalah yang likat?"
Entahlah antara aku dan ikal tidak ada yang tahu jawaban pastinya
"Mengapa kamu begitu pendiam? Apakah kamu sedang menjalani semacam ujian? Adakah sesuatu yang amat buruk pernah menimpamu? Ataukah kamu sedang menembus satu perasaan bersalah yang likat?"
Entahlah antara aku dan ikal tidak ada yang tahu jawaban pastinya
Anda MengCopas Anda Pencuri
Copas= mencuri
Salah satu kata yang udah gak asing buat penulis adalah copas, banyak para penulis yang takut karyanya di copas, termasuk gue.Bayangkan elo udah mikir keras tapi hasil kerja loe di tiru:'(
Tadi pagi gue sempet baca cerbung, jeng jeng jeng, ternyata ada beberapa paragraf yang sama, bahkan dialognya
Cerbung Karya Drealio: Pyscolove Part 11
Dan
Cerbung Karya Ekha Azula: Decode Part 11
Kesamaan yang paling mencolok adalah waktu di cerbung psycolove, pas angel nganterin sivia ke uks, gara-gara via mimisan
Sedangkan decode, pas ariel nganterin angel ke uks karena angel mimisan, dan disini gue nemuin kejanggalannya yaitu:
1.Dialog yang disajikan kedua cerbung sama
2.Kata-kata yang terdapat di paragraf kedua cerbung 97% sama
Entah diantara keduanya, siapa yang mencopas.Tapi siapapun dia, dia adalah pencuri
Salah satu kata yang udah gak asing buat penulis adalah copas, banyak para penulis yang takut karyanya di copas, termasuk gue.Bayangkan elo udah mikir keras tapi hasil kerja loe di tiru:'(
Tadi pagi gue sempet baca cerbung, jeng jeng jeng, ternyata ada beberapa paragraf yang sama, bahkan dialognya
Cerbung Karya Drealio: Pyscolove Part 11
Dan
Cerbung Karya Ekha Azula: Decode Part 11
Kesamaan yang paling mencolok adalah waktu di cerbung psycolove, pas angel nganterin sivia ke uks, gara-gara via mimisan
Sedangkan decode, pas ariel nganterin angel ke uks karena angel mimisan, dan disini gue nemuin kejanggalannya yaitu:
1.Dialog yang disajikan kedua cerbung sama
2.Kata-kata yang terdapat di paragraf kedua cerbung 97% sama
Entah diantara keduanya, siapa yang mencopas.Tapi siapapun dia, dia adalah pencuri
Antara Aku Tuhan Dan Anggota DPR
Tuhan kabarkan pada pemerinta nasibku di sini, sampaikan padanya "Dimana keadilan saat ini?"
Tuhan katakan pada para anggota dpr yang tengah duduk santai di kursi emas, "Andai kau tau betapa panasnya tempatku dan berdiri saat ini."
Gosong kulitku tak ku hiraukan, ku tantang si sombong yang menyongsong cakrawala, ku teriaki ia, biar ia tau betapa malang nasibku.
Mata air di gunung, berpindah ke dahiku, peluh bercucuran, kutepis dengan kasar.
Bunda, anakmu berjuang saat ini, mengais rejeki diantara puing puing sampah kota metropolitan.
Bunda ku iri pada para anggota DPR, duduk santai menghasilkan pundi pundi uang.
Bunda kalau ku tak ingat atas doa dan harapanmu yang mengalir di hidupku, mungkin saat ini aku tengah berdiri hendak melompat dari ketinggian.
Tuhan, bunda, pemerintah dan para anggota DPR.
Aku, berdiri terdorong, berpegangan terseret, bertahan terhempas, jatuh terinjak.
Tuhan katakan pada para anggota dpr yang tengah duduk santai di kursi emas, "Andai kau tau betapa panasnya tempatku dan berdiri saat ini."
Gosong kulitku tak ku hiraukan, ku tantang si sombong yang menyongsong cakrawala, ku teriaki ia, biar ia tau betapa malang nasibku.
Mata air di gunung, berpindah ke dahiku, peluh bercucuran, kutepis dengan kasar.
Bunda, anakmu berjuang saat ini, mengais rejeki diantara puing puing sampah kota metropolitan.
Bunda ku iri pada para anggota DPR, duduk santai menghasilkan pundi pundi uang.
Bunda kalau ku tak ingat atas doa dan harapanmu yang mengalir di hidupku, mungkin saat ini aku tengah berdiri hendak melompat dari ketinggian.
Tuhan, bunda, pemerintah dan para anggota DPR.
Aku, berdiri terdorong, berpegangan terseret, bertahan terhempas, jatuh terinjak.
Pesan Ibu Dan Bapak
Batu Akik dengan tipe giok yang sedang trend kala itu, turut digunakan
bapak di jari manisnya, meskipun ia terlihat seperti dukun santet aku
tak pernah sekalipun perotes, hanya saja batu cincin berwarna hijau
gelap itu beberapa kali sukses membuat dahiku memar
Ibu, untuk menggambarkan sosok mulia itu bukan dengan sosok wanita trendy dengan baju yang selalu Up To Date, hanya menggambarkannya dengan kaos oblong dan celana kolor, gambar bunga bunga yang sering ia gunakkan, tapi itu tak menghilangkan kesan lembut dari wajahnya
Berbeda dengan ibu, bapak terlihat lebih trendy dengan baju ketat yang menampilkan perut buncitnya, celana warna yang sering ia pakai sesuai dengan selera ABG masa kini, tak jarang aku menyanyikan lagu ABG Tua khusus untuknya.
Banyak orang yang berkata bahwa ibu dan bapak di anugerahi wajah rupawan, buktinya, ada salah seorang temanku yang tak percaya bahwa aku anak mereka.Tetapi mereka selalu berpesan
"Wajah bukan jaminan untuk hidupmu nak, yang terpenting akhlak dan prestasimu"
Ibu, untuk menggambarkan sosok mulia itu bukan dengan sosok wanita trendy dengan baju yang selalu Up To Date, hanya menggambarkannya dengan kaos oblong dan celana kolor, gambar bunga bunga yang sering ia gunakkan, tapi itu tak menghilangkan kesan lembut dari wajahnya
Berbeda dengan ibu, bapak terlihat lebih trendy dengan baju ketat yang menampilkan perut buncitnya, celana warna yang sering ia pakai sesuai dengan selera ABG masa kini, tak jarang aku menyanyikan lagu ABG Tua khusus untuknya.
Banyak orang yang berkata bahwa ibu dan bapak di anugerahi wajah rupawan, buktinya, ada salah seorang temanku yang tak percaya bahwa aku anak mereka.Tetapi mereka selalu berpesan
"Wajah bukan jaminan untuk hidupmu nak, yang terpenting akhlak dan prestasimu"
Ketika Ide Lagi Buntu
Kalo ide lagi buntu, rasanya JLEB,patah semangat gua:v
Kek sekarang,cerpen yang harusnya part 2nya udah dikirim, eh malah baru jadi sepotong:3
Kek sekarang,cerpen yang harusnya part 2nya udah dikirim, eh malah baru jadi sepotong:3
Ketika Bertemu Jin Botol
Jin Botol~
Kalo gue ketemu jin botol 3 hal yang mau gue pinta adalah:
1.Gue mau ikut silat lagi
2.Warna rambut gue, bule ijo biru
3.Gue minta 3 permintaan lagi
Kalo gue ketemu jin botol 3 hal yang mau gue pinta adalah:
1.Gue mau ikut silat lagi
2.Warna rambut gue, bule ijo biru
3.Gue minta 3 permintaan lagi
Bukan Seorang Fans
Apa keuntungan jadi seorang fans?
menurut gue gak ada:v
Dan itu yang bikin gua gak punya idola.Ketika gue jadi fans gua sadar, belom tentu idola gue kenal sama gue:v, ibaratnya sumur di tengah samudera dan didalem sumur ada kecebon, dan gue kecebong itu:v
menurut gue gak ada:v
Dan itu yang bikin gua gak punya idola.Ketika gue jadi fans gua sadar, belom tentu idola gue kenal sama gue:v, ibaratnya sumur di tengah samudera dan didalem sumur ada kecebon, dan gue kecebong itu:v
Perpustakaan Sekolahku Kurang Diminati
Perpus sesepuh yang sekarang, cenderung jarang di datengin siswa,
karena,yang pertama, gak semua siswa bisa main komputer, gara gara guru
TIK jarang dateng :'(
Yang kedua pake komputer ribet.
Kenapa perpus gak pake buku aja, mengingat buku gak akan ngerusak mata dari pada cahaya komputer yang bisa ngerusak mata :'(
Yang kedua pake komputer ribet.
Kenapa perpus gak pake buku aja, mengingat buku gak akan ngerusak mata dari pada cahaya komputer yang bisa ngerusak mata :'(
Bukan Pekerjaan Tapi Hobi
Ada temen yang nanya
"Kenapa elo bisa nulis cerita"
Pertama gue speechless, karena gue sendiri gak tau kenapa gue bisa.
Tapi waktu gue pikir pikir, mungkin karena gue sering baca cerita, terutama cerpen, hampir 65% waktu gue, gue pakai buat baca, dan itu juga yang bikin gue jadi pengidap Nomophobia dan Insomnia, oke balik ke inti pembicaraan
hal yang penting buat lo bisa jadi penulis atau nulis cerita adalah rajin baca, dan ada 2 kata ajaib yang bisa lo tekunin yaitu "Practice And Massive" atau latihan yang banyak:v, dan yang gak kalah penting adalah "menulis adalah hobi bukan pekerjaan" sama kaya elo pacaran, menulis juga harus pakai hati supaya pembaca bisa merasakkan apa yang kita tulis.
Sekian tips absurd dari penulis abal abal binti abstrak,
Salam deClub untuk para fans saya
"Kenapa elo bisa nulis cerita"
Pertama gue speechless, karena gue sendiri gak tau kenapa gue bisa.
Tapi waktu gue pikir pikir, mungkin karena gue sering baca cerita, terutama cerpen, hampir 65% waktu gue, gue pakai buat baca, dan itu juga yang bikin gue jadi pengidap Nomophobia dan Insomnia, oke balik ke inti pembicaraan
hal yang penting buat lo bisa jadi penulis atau nulis cerita adalah rajin baca, dan ada 2 kata ajaib yang bisa lo tekunin yaitu "Practice And Massive" atau latihan yang banyak:v, dan yang gak kalah penting adalah "menulis adalah hobi bukan pekerjaan" sama kaya elo pacaran, menulis juga harus pakai hati supaya pembaca bisa merasakkan apa yang kita tulis.
Sekian tips absurd dari penulis abal abal binti abstrak,
Salam deClub untuk para fans saya
Langganan:
Postingan (Atom)